Panduan Makanan Bergizi untuk Anak Usia Sekolah

Setiap ibu selalu menginginkan yang terbaik untuk buah hatinya dalam segala hal terutama soal makanan. Makanan yang bergizi untuk menjaga kesehatan dan tumbuh kembang buah hati menjadi prioritas yang utama. Salah satu cara memenuhi asupan makan anak yang bergizi adalah dengan memasak sendiri makanan untuk buah hati. Apalagi saat anak sudah masuk sekolah, saat anak berusia 5-12 tahun, orang tua bisa membekali makanan yang sehat dan bergizi dari rumah.

Menyiapkan makanan bergizi untuk anak usia sekolah bisa dikreasi sesuai kesukaan anak. Makanan yang dibuat sendiri memiliki keuntungan yang lebih baik dari segi kesehatan dan juga menghindarkan anak dari sifat konsumtif. Membawakan bekal makanan untuk anak akan menghindarkan mereka dari makanan yang yang banyak mengandung pengawet, pewarna, lemak jenuh dan zat berbahaya yang lain. Bahkan ibu bisa memilah jika anak memiliki alergi terhadap makanan tertentu.

bekal makanan sekolahAda beberapa jenis makanan bergizi untuk anak usia sekolah sebagai bekal makannya di sekolah, antara lain:

1. Roti gandum dan sereal. Roti gandum dengan selai kacang, pisang atau keju adalah salah satu jenis makanan yang rendah lemak. Sedangkan sereal adalah makanan pengganti biskuit dan coklat yang rendah gula. Sereal juga kaya akan kalsium dan serat sehingga sangat baik untuk tumbuh kembang anak.

2. Sayuran. Menambahkan sayuran ke dalam menu bekal anak sangat baik untuk menambah gizi. Sayuran banyak mengandung vitamin dan kalsium serta serat. Jika anak susah makan sayur, ibu bisa mengolahnya terlebih dahulu menjadi olahan yang disukai anak-anak.

3. Ikan dan telur. Untuk mencukupi kebutuhan protein, asam lemak esensial omega-3 pada anak, ikan bisa ditambahkan ke dalam menu bekalnya. Jika anak tidak alergi telur, menu telur juga sangat baik untuk memenuhi kebutuha protein serta asam lemak tak jenuh yang diperlukan oleh tubuh.

4. Buah Segar dan kering. Untuk buah-buahan yang ingin ditambahkan ke dalam bekal anak, ibu bisa menambahkan buah segar seperti apel, pir, anggur, salad buah atau melon dalam bentuk potongan-potongan kecil yang siap dimakan. Hal ini bertujuan agar anak lebih mudah dalam memakannya serta tidak membutuhkan waktu yang lama dengan harus memotongnya terlebih dahulu. Selain itu, buah kering yang sudah diopen juga bisa disertakan dan lebih tahan lama.

5. Minuman. Jangan memberikan minuman soda kepada anak. Berilah air putih yang cukup atau jus buah tanpa gula, yoghurt tanpa gula yang rendah lemak.

6. Camilan. Jangan lupa menambahkan camilan ke dalam bekal anak. Camilan bisa dimakan sewaktu-waktu jika anak merasa lapar dan bisa dimakan dalam waktu yang lebih cepat. Popcorn tanpa gula adalah salah satu jenis camilan yang sehat bagi anak.

Beberapa jenis makanan bergizi untuk anak usia sekolah tersebut di atas bisa menjadi alternatif para ibu dalam memberikan bekal makan anak di sekolah. Menjaga kesehatan dengan asupan makanan bergizi juga mampu menambah tingkat kecerdasan anak dan meraih kesuksesan belajar.