Nutrisi Tepat Untuk Anak-Anak Hiperaktif

Sekarang ini banyak ditemukan kasus anak yang hiperaktif dan orang tua seringkali mengalami kesulitan memberikan mereka nutrisi yang tepat.  Pengetahuan orang tua mengenai hal ini sangatlah penting karena anak hiperaktif berbeda dengan anak-anak lain pada umumnya. Mereka sangat berenergi dan selalu bersemangat melakukan berbagai hal bahkan hingga sulit dikendalikan.

Penyebab yang memicu anak menjadi hiperaktif bisa jadi karena faktor genetik. Penyebab lain adalah kekurangan omega -3, konsumsi alkohol pada masa kehamilan, dan juga alergi terhadap makanan tertentu. Diperlukan cara khusus untuk dapat menanganinya dengan tepat, termasuk dalam pemilihan makanannya agar nutrisi yang dikonsumsipun tepat untuk mereka.

Dibawah ini adalah jenis-jenis makanan yang tepat untuk tipe anak yang hiperaktif:

  1. Jenis dan Takaran Karbohidrat Yang Tepat
    Karbohidrat merupakan asupan nutrisi utama dan ternyata bisa sangat mempengaruhi tingkat hiperaktifitas anak. Untuk itu sangatlah penting bagi para orang tua untuk bisa mengendalikan asupan karbohidrat bagi anak mereka yang hiperaktif dengan cara memberikan jenis dan takaran yang tepat. Jenis karbohidrat yang merupakan salah satu nutrisi penting untuk anak hiperaktif adalah karbohidrat kompleks. Contoh dari karbohidrat kompleks adalah gandum utuh, kacang-kacangan, dan lain-lain. Disebut karbohidrat kompleks karena jenis karbohidrat ini dicerna secara bertahap oleh tubuh sehingga memerlukan waktu yang lebih lama. Hal ini baik karena berarti karbohidrat tersebut tidak akan cepat berubah menjadi gula yang menyebabkan anak menjadi hiperaktif. Takaran karbohidrat yang tepat pada setiap penyajiannya juga memegang peranan penting. Untuk sarapan, takaran yang tepat adalah 30-40% karbohidrat sedangkan sisanya adalah protein. Untuk sajian makan siang dan makan malam, takaran karbohidrat kompleks yang disarankan adalah 50% atau sebanding dengan takaran proteinnya yang juga 50%.
  2. Mengurangi Asupan Gula
    Gula merupakan pemicu anak menjadi sangat aktif karena gula merupakan sumber energi. Untuk itu, dalam menyusun menu bagi anak-anak yang hiperaktif, maka sebaiknya asupan gula dikurangi sebanyak mungkin. Makanan-makanan yang banyak mengandung gula biasanya merupakan cemilan, seperti contohnya kue, donat, es krim, coklat dan lain-lain. Minuman banyak yang mengandung gula dengan kadar yang sangat tinggi, seperti minuman soda, jus, bahkan susu. Untuk itu pilih makan dan juga minuman yang berkadar gula rendah. Anda bisa menggantinya dengan buah-buahan atau membuat sendiri cemilan untuk anak anda dengan menggunakan gula rendah kalori atau dengan tidak menggunakan gula sama sekali.