Menyusun Menu Makanan Balita Sehat

Menyusun menu makanan balita sehat cukup membingungkan bagi sebagian orang tua. Beberapa orang tua bahkan kurang peduli akan makanan sehat bagi anaknya yang masih balita. Padahal pada masa ini merupakan masa emas bagi perkembangan anak tersebut. Pada masa ini perkembangan tubuh maupun otak berjalan sangat cepat seiring dengan pengenalannya akan dunia luar. Jika pada masa ini tidak didukung dengan nutrisi yang cukup dan sehat, maka sayang sekali perkembangan anak menjadi terhambat karena kurangnya dukungan dari makanan.

Anda tidak perlu menjadi seorang ahli gizi untuk bisa menyusun menu makanan balita sehat. Yang terpenting adalah perhatikan dan pertimbangkan beberapa faktor di antaranya adalah umur balita, variasi hidangan, dan sumber daya yang tersedia.

1. Umur Balita

Perhatikan umur balita anda, pada umur 1 sampai 3 tahun balita biasanya tidak terlalu rewel akan makanan yang ia makan, ia akan makan apa saja yang diberikan kepadanya. Pada usia ini merupakan kesempatan yang baik untuk mengenalkan berbagai jenis makanan kepada balita anda, yang harus diperhatikan adalah sajikan makanan tersebut dalam bentuk makanan lembut, karena pencernaannya yang masih lemah. Pada umur 4 hingga 5 tahun balita mulai memiliki kesenangan akan makanan yang dikonsumsinya. Pada masa ini orang tua harus pandai memberikan variasi dan tampilan yang menarik bagi anak-anak, agar anak anda tidak hanya mengkonsumsi makanan yang disukainya saja tapi juga tetap mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang.

 

2. Variasi hidangan

Sesuai dengan umurnya balita pada usia 4 hingga 5 tahun mulai memilih makanan. Makanan yang dipilih adalah makanan yang dianggapnya enak, dan belum tentu memenuhi kebutuhan gizi untuk anak anda. Tidak jarang muncul pola makan yang tidak sehat akibat orang tua selalu memenuhi makanan apa yang diinginkan anaknya bukan apa yang dibutuhkannya. Untuk menghindari anak balita anda menolak makanan yang anda buat ada baiknya memvariasi menu makanan untuk balita anda. Bentuk variasi tidak melulu harus berupa ragam bahan makanan, tetapi bisa disiasati dengan cara memasak yang berbeda, atau dengan tampilan masakan yang berbeda. Dengan demikian anak tidak akan bosan dengan masakan anda karena anda selalu menyajikan yang berbeda baginya.

 

3. Sumber daya

Pertimbangan yang ketiga adalah masalah sumber daya. Dalam memenuhi kebutuhan nutrisi bagi anak balita, selain kandungan gizi yang perlu diperhatikan, namun juga masalah sumber daya harus diperhatikan. Sumber daya ini menjadi penting karena pertimbangan ini menentukan apakah menu yang kita susun dapat diwujudkan atau tidak.

Pertimbangan yang termasuk dalam hal sumber daya ini diantaranya adalah :

  • Daya Beli
  • Fasilitas perabot yang tersedia
  • Kemampuan memasak
  • Waktu yang tersedia
  • Kesukaan atau selera
  • Musim

Itulah beberapa pertimbangan dalam menyusun menu makanan balita sehat agar anda dapat memberikan makanan yang sehat untuk balita anda dan balita anda pun senang dengan masakan anda