Mengatasi Dehidrasi Kulit Di Bulan Ramadhan

Mengatasi Dehidrasi Kulit Di Bulan Ramadhan dari Dalam dan Luar

Dehidrasi Kulit Di Bulan Ramadhan adalah suatu hal yang biasa terjadi. Tidak peduli apapun jenis kulit kita, kita akan mengalami perubahan kadar kelembaban pada kulit. Kulit kering pada saat berpuasa bisa terjadi pada orang yang bertipe kulit berminyak. Bagian kulit wajah yang biasanya berminyak akan sedikit terasa kering dan perubahan yang berarti akan terasa di kulit kaki dan tangan, terutama bagian siku dan lutut. Jika kita mempunyai kulit kering, kondisi kulit bisa lebih mengkhawatirkan karena bukan hanya kering, tapi kulit juga akan pecah-pecah dan mengelupas. Di bagian siku atau lutut, tidak jarang terjadi penebalan lapisan kulit karena penumpukan sel kulit mati yang berlebihan. Kekeringan yang cukup ekstrem ini terjadi karena tubuh mengalami dehidrasi yang cukup parah dan tidak ada cairan yang mengganti cairan tubuh yang hilang karena aktifitas tersebut. Satu-satunya kesempatan kita meminum air putih saat berpuasa adalah pada malam hari sesudah waktu berbuka dan pada saat sahur. Tentu saja, sebanyak apapun kita minum air pada saat tersebut, kita tetap akan mengalami kekeringan pada kulit.

Mencegah Kekeringan pada Kulit dari Dalam

Dehidrasi Kulit Di Bulan Ramadhan terjadi karena hilangnya cairan tubuh karena aktifitas dan tidak ada penggantian cairan tersebut lewat air putih yang kita minum. Bukan hanya terasa kering dan kasar, tetapi kulit yang kering juga akan terlihat kusam dan bahkan gatal. Untuk mencegah kekeringan pada kulit, terutama pada kulit kaki dan tangan, kita bisa melakukan beberapa perawatan.

Kita tidak bisa minum air putih pada saat berpuasa, maka disarankan untuk minum air putih yang banyak pada saat berbuka dan sahur. Karena air putih yang menjadi sumber cairan tubuh tersebut akan hilang pada saat kita beraktifitas, maka kita perlu pengganti cairan tubuh lain yang bisa bertahan lebih lama dari air putih. Untuk mencegah Dehidrasi Kulit Di Bulan Ramadhan, kita disarankan untuk mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung banyak cairan seperti apel, jeruk, semangka dan lain sebagainya pada saat sahur. Buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk, kiwi dan mangga juga bisa menjadi pelembab kulit alami. Vitamin C akan menjaga kesegaran kulit dan mencerahkannya secara alami.

Vitamin E mempunyai pengaruh yang besar dalam menjaga kelembaban kulit.  Banyak sayuran dan buah-buahan yang mengandung vitamin E seperti kacang-kacangan, kecambah dan lain sebagainya. Seperti yang kita tahu, vitamin E sangat dibutuhkan oleh wanita yang berumur diatas 35 tahun untuk mencegah penuaan dini. Penuaan dini pada kulit terjadi karena kadar kolagen pada tubuh yang berkurang. Vitamin E bekerja dengan cara yang sama pada saat kita berpuasa. Vitamin E dapat membantu kita mencegah kekeringan pada kulit dengan peningkatan produksi kolagen yang berfungsi sebagai lotion alami pada tubuh. Untuk kita yang berkulit kering, vitamin E menjadi kebutuhan utama, namun untuk yang mempunyai kulit cenderung berminyak, konsumsi vitamin E hanya disarankan pada saat berpuasa karena jika dikonsumsi secara terus-menerus, sebum akan meningkat dan menyebabkan jerawat.

Mencegah Kekeringan Kulit dari Luar

Selain mencegah Dehidrasi Kulit Di Bulan Ramadhan dari dalam, kita juga perlu perawatan dari luar. Kita butuh pelembab untuk kulit tubuh, wajah dan bibir. Tentu saja, kita akan membutuhkan pelembab yang berbeda-beda untuk bagian tubuh yang berbeda pula. Kita bisa memilih lotion untuk tubuh yang berbahan dasar minyak. Memilih lotion yang berbahan dasar air akan percuma karena kelembabannya akan hilang dalam sekejap. Hati-hati dalam memilih pelembab kulit wajah. Kita disarankan untuk tetap menggunakan pelembab wajah yang sudah biasa kita pakai. menggunakan minyak zaitun bisa menjadi solusi.

Mengoleskan pelembab wajah dengan bahan dasar minyak pada kulit yang cenderung berminyak akan membuat kulit terlalu berminyak dan bahkan berjerawat. Jerawat masih sangat mungkin untuk muncul pada kulit dengan kondisi kering. Kita tidak ingin kulit kita terkelupas, kering dan berjerawat pada saat yang bersamaan. Karena itu, untuk kulit wajah yang cenderung berminyak, kita disarankan untuk menggunakan pelembab yang biasa kita gunakan, tetapi jangan lupa untuk memberikan perawatan ekstra seperti menggunakan masker untuk menambah kelembaban kulit. Bukan berarti pula kita disarankan untuk menggunakan masker untuk tipe kulit kering. Pakai cara aman seperti menggunakan masker alami seperti madu. Madu akan memberikan kelembaban alami pada kulit dan pada saat yang bersamaan mencegah dan mengobati jerawat. Dengan begitu, mencegah Dehidrasi Kulit Di Bulan Ramadhan bisa juga menjadi titik mula kulit halus yang bebas jerawat  karena pada saat yang bersamaan, tubuh dibersihkan dari racun-racun.

Bukan hanya kulit tubuh dan wajah, tapi bibir juga harus menjadi perhatian kita. Pada saat kita berpuasa, bibir akan kering dan pecah-pecah. Tidak jarang bibir akan berdarah karena retaknya lapisan kulit bibir. Untuk mencegahnya, kita bisa mengoleskan pelembab bibir berbahan dasar minyak secara teratur. Minyak zaitun bisa menjadi pelembab paling alami untuk kulit tubuh dan bibir. Dehidrasi Kulit Di Bulan Ramadhan bukan suatu masalah dengan perawatan yang tepat.