Mengatasi Anak yang Sakit Gigi

Sakit gigi yang menyerang anak, utamanya balita, memang sangat meresahkan anak dan orang tua. Seringkali akibat rasa sakit yang ditimbulkan menyebabkan anak mengalami perubahan sifat dan tingkah laku. Anak yang biasanya pendiam menjadi sering rewel ataupun gampang menangis, sedangkan bagi anak yang biasanya ceria dan gembira, akan berubah menjadi pemurung atau pendiam.

Perubahan sifat dan tingkah laku ini disebabkan rasa nyeri yang menjangkiti gigi anak. Belum lagi akibat lain yang disebabkan sakit gigi, seperti enggan mengkonsumsi makanan. jika hal ini dibiarkan berlarut-larut, tentu akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak itu sendiri. Agar hal ini tidak terjadi, ada baiknya orang tua mengetahui beberapa tips dan triks mengatasi anak sakit gigi.

Mengatasi anak sakit gigi, tips dan triks

Berikut ini akan disajikan beberapa tips dan triks mengatasi anak sakit gigi, sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  • Kumur. Segera kumur dengan menggunakan antiseptik. Antiseptik berguna untuk membunuh kuman penyakit penyebab sakit gigi, yang biasanya disebabkan karena bakteri. Obat kumur bisa dipilih yang mengandung larutan iodine, atau gunakan rebusan air daun sirih. Daun sirih juga mengandung desinfektan yang berguna untuk membunuh kuman.
  • Analgesik. Konsumsi analgesik alami seperti bawang atau paracetamol untuk meredakan rasa nyeri yang disebabkan aktifitas bakteri pada rongga gigi. Rasa nyeri yang terjadi juga bisa disebabkan terbukanya lapisan syaraf gigi dan bersentuhan langsung dengan udara.
  • Hindari manis. Hindari konsumsi makanan yang manis-manis selama anak menderita sakit gigi. Konsumsi manis akan memicu rasa ngilu atau nyeri pada gigi dan mempercepat pertumbuhan bakteri.
  • Kunjungi dokter. Kunjungi dokter apabila terjadi pembengkakan pada daerah yang sakit. Terjadinya pembengkakan merupakan pertanda terjadinya infeksi, sehingga dokter akan merekomendasikan konsumsi antibiotik untuk mencegah pembengkakan lebih jauh.

Beberapa tips dan triks mengatasi anak sakit gigi diatas kiranya dapat dijadikan pertimbangan melakukan perawatan pertama pasca sakit gigi pada anak. Ada baiknya biasakan anak menggosok gigi setelah mengkonsumsi makanan atau sebelum tidur, serta rajin mengunjungi dokter gigi minimal enam bulan sekali. Semoga bermanfaat.