Mengapa Bayi Sering Cegukan

Kita sering sekali melihat orang dewasa mengalami masalah dengan cegukan. Biasanya untuk mengatasi masalah tersebut maka cukup minum air putih segelas maka cegukan pun segera hilang. Namun bagaimana jika cegukan terjadi pada seorang bayi dan mengapa bayi sering cegukan?

Seorang bayi sangat normal sekali untuk mengalami reaksi yang hampir sama dilakukan oleh orang dewasa yakni cegukan. Cegukan pada bayi biasanya dialami sekitar umur tiga bulan pertama. Pada usia ini bayi memang sering cegukan atau yang juga dikenal dengan istilah hiccups.

Sebagai orang tua maka tidak perlu khawatir karena hal tersebut sangatlah wajar sekali terjadi pada seorang bayi. Penyebab utama yang menjadikan seorang bayi cegukan di usia tersebut karena belum matangnya fungsi saraf yang dimiliki oleh seorang bayi dalam mengatur diafragma si kecil.

Saraf seorang bayi masih belum mampu atau matang untuk mengatur diafragma tersebut. Diafragma tersebut adalah sekat pada rongga dada dan perut pada bayi sehingga terjadilah cegukan pada bayi tersebut.

Sebagai orang tua kita tidak perlu risau dan khawatir yang berlebihan ketika melihat bayi yang sedang cegukan. Hal tersebut harus kita respon dengan santai karena masalah mengapa bayi sering cegukan hanyalah disebabkan oleh kurang matangnya fungsi saraf saja.

Hal ini tidak akan terjadi secara terus-menerus pada seorang bayi. Biasanya cegukan yang sering pada seorang bayi hanya terjadi pada usia tiga bulan pertama. Setelah itu, cegukan pada bayi akan berkurang intensitasnya seiring dengan bertambahnya usia bayi.

Jika kita tidak tega melihat bayi kita yang cegukkan terus-menerus maka cara yang dilakukan oleh seorang bunda cukup mudah. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memeluk dan mendekap erat bayi sambil menepuk-menepuk ringan. Biasanya setelah beberapa menit maka bayi akan berhenti untuk cegukan.

Salah satu hal yang bisa dilakukan oleh seorang ibu untuk memperkecil terjadinya cegukan pada bayi adalah dengan melihat kondisi bayi saat akan menyusui. Usahakan bayi dalam kondisi tenang dan tidak tergesa-gesa ketika menyusui. Dengan demikian kemungkinan untuk bayi cegukan bisa diperkecil.

Jadi mengapa bayi sering cegukan sudah terjawab dan kita sebagai orang tua tidak perlu khawatir dan cemas akan hal tersebut.