Memilih Kursus Sesuai Bakat Anak

Setiap anak pasti mempunyai bakat positif yang terpendam. Bakat positif ini jika dikembangkan akan menjadi luar biasa. Apalagi jika difasilitasi secara benar dan tepat. Baik berupa pemberian fasilitas alat bantu, pemilihan trainer, hingga memasukkannya ke dalam kurus tertentu. Memasukkan anak ke dalam kursus tertentu janganlah asal. Anda terlebih dulu harus mengenali bakat anak Anda karena salah-salah, bukannya berkembang, bakatnya malah bisa semakin hilang. Seperti apakah cara memilih kursus sesuai bakat anak itu?

  1. Kenali lebih dulu bakat anak. Hal pertama sebagai cara memilih kursus sesuai bakat anak tentu saja adalah mengenali lebih dulu bakat anak Anda. Ya, lihatlah secara lebih dekat kecenderungan kesukaan anak Anda. Misalnya saja sering membaca, gemar menulis, senang bernyanyi, hobi berolahraga, doyan menggambar, suka bermain musik, atau justru mencintai berbahasa asing.
  2. Pilih kursus yang sesuai dengan minat anak. Setelah dilihat lebih dekat kecenderungan kesukaan anak, pilihlah jenis kursus yang sesuai dengan minatnya ini. Jangan Anda memaksakan kehendak diri Anda sendiri karena jika tak ada minat dari anak, kursus sehebat dan semahal apa pun, hasilnya pasti akan sangat minimal. Ingat selalu bahwa jika anak sudah minat, bakat sekecil apa pun yang dipunyai anak pasti bisa berkembang karena anak melakukannya dengan penuh suka dan semangat. Untuk anak yang suka menggambar, pilih kursus menggambar. Untuk anak yang suka berbahasa asing, pilih kursus bahasa. Untuk anak yang suka menyanyi, pilih kursus vokal. Begitu seterusnya.
  3. Pilih tempat kursus yang terpercaya. Setelah menentukan jenis kursus yang akan diikuti, pilihlah tempat kursus yang terpercaya. Di sini maksudnya adalah tempat kursus yang sudah menghasilkan alumni-alumni yang berhasil. Standarnya beraneka ragam. Misalnya saja dilihat jenis franchise atau bukannya, lulusan atau anggotanya yang sukses menjuarai kejuaraan tertentu, guru-guru pengajarnya yang terpercaya, atau ada-tidaknya sertifikat dari lembaga terkait. Jangan jadikan harga sebagai patokan karena harga mahal belum tentu menjamin tempat kursus tersebut baik dalam hal mengembangkan anak Anda.
  4. Pertimbangkan hal-hal lainnya.Di sini maksudnya adalah pertimbangan jauh-dekatnya tempat kursus agar bisa memudahkan Anda memantau ada-tidaknya teman yang kursus di tempat itu agar anak tidak merasa asing ada-tidaknya fasilitas kursus yang mengembangkan bakat anak lebih jauh jenjang kursus yang membuat kemampuan dan bakat anak meningkat secara bertahap; hingga pengakomodasian bakat anak untuk berkompetisi dengan anak lain di luar tempat kursus.
  5. Diskusikan dengan anak. Jika semua sudah ok, diskusikan dengan anak mengenai tempat kursus yang sudah Anda pilih. Jelaskan mengenai hal yang membuat Anda memilih tempat itu. Jika anak sudah setuju, Anda bisa langsung mendaftarkannya akan tetapi jika anak menolak, janganlah Anda memaksa. Cari alternatif tempat lain yang sesuai dengan keinginan anak tetapi masih mempunyai keunggulan seperti yang Anda harapkan.

Nah itulah di antaranya cara memilih kursus yang sesuai dengan bakat anak. Pastikan Anda membuka mata dan telinga Anda terhadap keinginan anak dan juga mungkin saran dari pihak lain agar hasil kursus bisa maksimal dalam hal mengembangkan bakat anak Anda. Semoga bermanfaat.