Manfaat Mainan Drum

Menurut salah satu prinsip dasar positif parenting, salah satu cara terbaik dalam memberikan stimulasi tumbuh kembang balita umur 2-5 tahun adalah dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Bermain sambil belajar, merupakan salah satu hal yang dapat dilakukan oleh orangtua sebagai bagian dari proses stimulasi balita. Salah satu jenis mainan yang juga dapat digunakan untuk melatih tumbuh kembang motorik, kognitif serta psiko-emosional adalah mainan drum. Apa saja kegunaan dan manfaat mainan drum untuk balita usia 2-5 tahun?

Kegunaan dan manfaat

Berikut ini kegunaan dan manfaat mainan drum untuk balita usia 2-5 tahun sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  • Motorik kasar. Memukul drum sesuai dengan keras atau lemahnya bunyi drum berguna untuk melatih kemampuan motorik kasar balita. Balita akan belajar mengenai kuat atau lemahnya bunyi drum berdasarkan kekuatan pukulan, sehingga balita akan belajar mengatur kekuatan motorik kasarnya.
  • Ritme. Ritme musik drum juga berguna untuk melatih kecerdasan kognitif balita lewat penghitungan jeda pukulan dan jenis drum yang harus dipukul. Lewat ritme pukulan drum, balita juga akan mengembangkan kemampuan psikologis dan emosional sesuai dengan irama atau ritme lagu. Lagu yang sedikit melankolis membutuhkan hitungan drum yang lebih lambat dibandingkan lagu yang bersemangat.
  • Indera pendengaran. Melalui ritme, kuat atau lemahnya pukulan serta jenis drum yang harus dipukul juga berguna untuk mengembangkan sensitifitas indera pendengaran balita. balita akan berusaha untuk mencocokkan bunyi dan irama drum dengan jenis drum atau kekuatan pukulan.
  • Koordinasi. Memukul drum dengan menggunakan kombinsai tangan kanan dan kiri juga bermanfaat untuk melatih koordinasi indera penglihatan, indera pendengaran¬† dan organ motorik tangan.

Demikianlah beberapa kegunaan dan manfaat mainan drum untuk balita usia 2-5 tahun. Saat ini banyak tersedia jenis mainan drum di pasaran mulai dari yang sederhana dan berharga murah, hingga yang lebih kompleks dengan harga yang lebih mahal. Pertimbangkan kesesuaian harga dengan kondisi finansial keluarga. Orangtua juga hendaknya tetap melakukan pengawasan dan pendampingan agar kemampuan balita makin berkembang. Semoga bermanfaat.