Manfaat Mainan Bekel

Mungkin hanya sedikit orangtua yang mengetahui apa itu mainan bekel. Mainan bekel adalah suatu jenis mainan yang terdiri dari sebuah bola karet pejal dan lenting dengan ukuran sebesar kepalan tangan anak kecil yang mudah memantul, serta beberapa buah anak bekel yang bisa dibuat memiliki variasi bentuk. Cara bermain bekel yaitu dengan cara melempar bola bekel ke udara kemudian sambil menunggu bola bekel memantul kembali, pemain harus segera mengambil ataupun menyesuaikan anak bekel sesuai dengan urutan permainan. Sekilas permainan tradisional ini terkesan rumit, namun apabila sudah terbiasa maka sudah tidak terasa rumit lagi. Apa saja kegunaan dan manfaat mainan bekel untuk balita usia 2-5 tahun?

 Kegunaan dan manfaat

Berikut ini beberapa kegunaan dan manfaat mainan bekel untuk balita usia 2-5 tahun sebagaiman diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  • Keterampilan. Mainan bekel bermanfaat untuk melatih dan mengembangkan ketrampilan balita dalam mengatur ritme antara waktu pemantulan bola dan mengambil atau membetulkan anak bekel. Pengaturan ritme yang keliru berpotensi menimbulkan kegagalan dalam mengatur atau mengambil anak bekel.
  • Koordinasi. Mainan bekel juga membutuhkan koordinasi antara indera penglihatan atau mata dengan kesesuaian ritme kecepatan tangan. Koordinasi ini membutuhkan pengaturan ritme permainan yang tetap teratur.
  • Kognitif. Balita akan mempelajari untuk memprediksi dan mengatur agar arah pantulan bola dan pergerakannya selalu vertikal. Kesalahan dalam menentukan arah pantulan bola akan mempersulit dalam mengkoordinasikan indera penglihatan dan mata.
  • Fokus dan konsentrasi. Permainan bekel membutuhkan fokus dan konsentrasi yang selalu prima. Konsentrasi dan fokus yang terganggu akan mengakibatkan kegagalan atau kekalahan dalam permainan. Pengaturan ritme bola, arah pantulan dan kecepatan tangan yang tepat membutuhkan fokus dan konsentrasi yang tetap terjaga.

Demikianlah beberapa kegunaan dan manfaat mainan bekel untuk balita usia 2-5 tahun yang sebaiknya perlu diketahui orangtua. Pada tahap permulaan, stimulasikan balita dengan menggunakan sebuah bola bekel dan sebuah anak bekel. Ajari balita untuk melakukan permainan dengan benar sehingga fokus dan konsentrasi balita terlatih. Apabila sudah mahir, coba tambah anak bekel hingga menjadi lima. Stimulasikan terus hingga balita terbiasa dan mahir dalam memainkannya. Apabila balita sudah mahir, tidak ada salahnya apabila sesekali orangtua mengajak balita bertanding ataupun bermain bersama. Semoga bermanfaat.