Makanan untuk Anak yang Diare

Diare merupakan gangguan kesehatan berupa buang air besar encer yang terjadi beberapa kali sehari. Saat si kecil diare, banyak orangtua mencoba mengatur ulang menu dan memilih makanan untuk anak yang diare dengan cermat. Salah satu menu makanan bagi anak diare adalah diet BRAT (Banana, Rice, Applesauce, and Toast).

Seperti namanya, diet BRAT adalah pemberian makanan berupa pisang, nasi, buah apel (atau jus apel), dan roti. Jenis makanan ini dianggap rendah serat dan ampuh dalam memampatkan diare. Sebab, makanan yang tinggi serat dapat menghasilkan gas dan memperberat gejala.

Meski demikian, para ahli tidak merekomendasikan diet BRAT diberikan secara berkepanjangan, misalnya dari awal hingga anak berhenti diare, tanpa adanya asupan bahan makanan lain. Alasan utama adalah karena nutrisi dalam diet BRAT tidak seimbang. Diet BRAT rendah protein, kalori, lemak, dan kalsium, serta minim vitamin. Karenanya pemberian diet BRAT saja dapat membuat anak kekurangan zat gizi penting yang ia butuhkan. BRAT dapat diberikan sebagai menu makanan untuk anak yang diare ketika awal terjadinya gejala, namun tidak untuk seterusnya.

Hal yang harus diingat adalah diare pada anak umumnya terjadi karena infeksi virus. Jadi selama infeksi masih terjadi, diare akan tetap berlangsung. Diet BRAT mungkin membantu dalam memadatkan feses, namun tidak menyembuhkan infeksi virus itu sendiri. Diare karena virus bersifat self-limiting, yang akan sembuh sendiri sejalan dengan daya tahan tubuh anak melawan infeksi, bukan karena makanan.

Selama anak diare, berikan ia cairan ekstra agar anak terhindar dari risiko dehidrasi, misalnya air putih, oralit, atau jus buah. Oralit penting diberikan untuk menggantikan elektrolit yang hilang bersama feses. Selain itu, tetap tawarkan anak menu makanan dengan gizi seimbang.

Saat diare, umumnya anak malas makan. Karenanya jangan memaksa dalam memberikan makanan untuk anak yang diare. Siapapun pasti tak berselera makan saat sedang tak sehat. Berikan makanan yang ia mau, namun siapkan pula menu yang mengundang selera seperti sup kaldu. Sementara itu, hindari pemberian makanan atau minuman berlemak atau tinggi gula.