Kehamilan Setelah Keguguran

Masa hamil adalah masa yang dirindukan dan dinikmati oleh sebagian besar ibu. Namun adakalanya, kehamilan memicu rasa khawatir, takut, bahkan trauma; terutama setelah mengalami keguguran.

Mengenali Penyebab Keguguran

Keguguran umumnya terjadi pada usia kehamilan di bawah 20 atau 22 minggu. Penyebabnya antara lain: kelainan kromosom, faktor usia, kondisi rahim yang lemah, penyakit, infeksi, zat berbahaya (antibiotik, obat-obatan, rokok, alkohol), dan ketidakseimbangan hormon.

Mengenali penyebab keguguran dapat membantu sang ibu untuk melakukan pencegahan di kemudian hari. Dokter dapat membantu mengatasi masalah, namun cara terbaik adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat serta mengurangi stress.

Kehamilan Setelah Keguguran

Keguguran adalah pengalaman yang cukup traumatis. Untuk itu, penting bagi sang ibu untuk memulihkan kondisi sebelum memutuskan hamil kembali. Tidak perlu terburu-buru sebelum siap lahir batin. Sebab, hamil dalam kondisi psikis masih labil, dapat berdampak tidak baik terhadap sang janin.

Berbagi pengalaman, berbicara dengan sahabat, keluarga, atau suami, dapat membantu mengurangi beban kesedihan. Dukungan dari pasangan sangat penting. Para suami hendaknya membantu istrinya dengan berempati, mendampingi ke dokter, dan dan memastikan istri tidak bekerja berat sebelum kondisi fisiknya pulih.

Berolahraga minimal seminggu tiga kali dapat membantu mengurangi depresi dan meningkatkan hormon serotonin. Hormon ini berfungsi menimbulkan rasa gembira dan mengurangi depresi. Olahraga juga membantu memperlancar aliran darah serta menjaga berat badan tetap normal.

Selanjutnya, penting untuk menjaga kesehatan dengan makanan sehat. Makanlah sayuran segar, daging, ikan, kacang-kacangan, ditambah dengan asupan vitamin setiap hari. Dengan fisik prima, seorang ibu dapat menjalani kehamilan berikutnya dengan lebih baik.

Kebiasaan hidup yang buruk sebaiknya ditinggalkan. Merokok, minum minuman keras, makan berlebihan dan terlalu banyak lemak, serta jarang tidur, akan memperlambat proses pemulihan kesehatan.

Kehamilan setelah keguguran bervariasi, tergantung pada kesiapan mental sang ibu serta kondisi fisiknya. Jika sang ibu sudah merasa siap dan sudah mampu mengurangi kesedihan akibat kehilangan buah hati, maka dia sudah siap untuk menjalani kehamilan berikutnya.