Informasi Tentang Flek Paru Atau TB Pada Bayi

Flek Paru Atau TB Pada Bayi merupakan penyakit tuberculosis yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang biasa ditemukan pada orang dewasa dan anak-anak bahkan pada bayi. Bakteri Mycobacterium tuberculosis yang terbawa doplet keluar ketika penderita TB bicara, bernafas, batuk juga bersin merupakan penyebab utama Flek Paru Atau TB Pada Bayi.
Apa itu Flek Paru Atau TB Pada Bayi dan mengapa disebut flek? TBC sering kali juga disebut dengan penyakit flek paru. Hal ini dikarenakan terlihat flek atau bercak hitam pada paru-paru penderita TBC ketika dilakukan rontgen. Flek tersebut adalah lendir atau dampak yang ditimbulkan oleh infeksi yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Jenis-Jenis  Flek Paru Atau TB Pada Bayi
Flek paru atau TB pada bayi maupun orang dewasa pada dasarnya dibedakan menjadi 2 yaitu latent tuberculosis dan active tuberculosis. Kedua jenis tuberculosis tersebut dibedakan menurut gejala yang ditimbulkan masing-masing. Infeksi TBC latent adalah kondisi dimana infeksi bakteri TBC pada tubuh tidak menimbulkan gejala-gejala yang signifikan. Hal ini dikarenakan ketika bakteri tuberculosis masuk ke dalam tubuh, sistem imunitas tubuh mampu melawan kerja bakteri dan mengisolasinya ke dalam kapsul kecil yang disebut tubercles. Penderita TBC latent juga tidak dapat menularkan bakteri kepada orang di sekitarnya. Meskipun telah terisolasi, bakteri Flek Paru Atau TB Pada Bayi yang telah masuk ke dalam tubuh memiliki kemungkinan menjadi aktif jika tidak segera dilakukan perawatan dan pengobatan yang dibutuhkan.
Infeksi TBC aktif adalah kondisi dimana antibodi tubuh tidak mampu melawan dan menekan perkembangan bakteri tuberculosis. Penderita TBC aktif akan mengalami beberapa gejala antara lain berat badan turun secara drastis, batu yang tidak kunjung sembuh dalam jangka waktu panjang, berkeringat di malam hari, dan batuk mengeluarkan darah. Penderita TBC aktif juga perlu diisolasi karena mereka dapat menyebarkan bakteri TBC pada orang sekitar.

Imunisasi Sebagai Pencegahan Flek Paru Atau TB Pada Bayi
Flek paru atau TB pada bayi dapat dicegah dengan imunisasi. Imunisasi BCG (Bacillus Calmette-Guerin) adalah imunisasi yang diberikan pada bayi pada saat usia mereka 2 bulan. Hal itu dikarenakan daya imunitas bayi di bawah usia 1 tahun sangat lemah dan rentan tertular penyakit dari orang-orang terdekat mereka seperti ayah, ibu, kakek, dan nenek ataupun asisten rumahtangga.

Pencegahan flek paru atau TB pada bayi dengan imunisasi BCG hanya dapat dilakukan sekali seumur hidup. Vaksin hidup yang disuntikkan ke dalam tubuh akan secara aktif membentuk antibodi untuk melawan bakteri atau virus penyakit yang masuk ke dalam tubuh. Imunisasi BCG pada bayi hanya perlu dilakukan sekali seumur hidup. Basil atau kuman yang digunakan dalam imunisasi ini adalah basil BCG yang telah dijinakkan. Hal ini dikarenakan imunisasi BCG menggunakan vaksin hidup yang dapat membentuk antibodi baru sendiri tanpa harus diadakan pengulangan penyuntikan. Imunisasi BCG hendaknya dilakukan sebelum anak berusia 1 tahun atau lebih tepatnya pada usia 2 bulan. Efek samping yang ditimbulkan vaksin BCG umumnya adalah timbulnya pembengkakan kelenjar getah bening pada bagian ketiak atau leher bagian bawah, namun tidak perlu khawatir, karena hal itu akan hilang dan sembuh dengan sendirinya. Imunisasi BCG merupakan benteng pertahanan yang kuat agar Flek Paru Atau TB Pada Bayi dapat dihindari, jadi jangan menunda-nunda pemberian imunisasi BCG tersebut.