Hubungan Perkembangan Emosi Anak dengan Perkembangan Kecerdasan Musikal

Masih sedikit ulasan tentang hubungan antara perkembangan emosi anak dengan perkembangan kecerdasan musikal. Kecerdasan musikal mampu membantu anak untuk mengembangkan kecerdasan kognitif dan spasialnya dengan lebih baik. Anak yang dikenalkan pada musik sejak dini, bahkan sejak masih di dalam kandungan mampu membaca, menulis, menghitung, mengingat dan mempelajari bahasa dengan lebih baik. Musik juga membantu anak untuk berkonsentrasi dengan lebih baik.

Kecerdasan Musikal

Kecerdasan musikal seringkali dikaitkan dengan otak kanan. Selain kecerdasan musikal, otak kanan juga berpengaruh pada perkembangan kecerdasan emosional dan kreativitas. Hal yang unik mengenai kecerdasan musikal ini adalah efeknya yang juga berpengaruh pada peningkatan kemampuan elemen-elemen yang berkembang pada otak kiri, yaitu kemampuan kognitif, bahasa, matematika, dan hal-hal yang tersusun secara terstruktural. Kecerdasan musikal mampu meningkatkan perkembangan anak pada kecerdasan-kecerdasan kognitif tersebut.

Kecerdasan musikal sendiri, menurut Howard Gardner diartikan sebagai kompetensi intelektual yang terpisah, di mana fungsinya terdapat pada suatu area khusus di otak, yaitu pada area otak kanan. Kecerdasan musikal, selain berpengaruh pada peningkatan perkembangan kecerdasan kognitif, juga berpengaruh pada kecerdasan emosional yang terletak di otak kanan. Pengenalan musik sejak dini pada anak mampu meningkatkan rasa percaya diri, kreativitas, dan perkembangan kecerdasan motorik. Pengenalan musik sejak dini juga membantu anak membangun kecakapan sosial dan emosional, membuat anak lebih tenang dan tidak mudah gelisah.

Perkembangan Kecerdasan Musikal pada Batita

Perkembangan kecerdasan musikal anak juga dipengaruhi oleh perkembangan kecerdasan lainnya, seperti kecerdasan emosional. Usia 0-9 tahun merupakan kelompok usia yang tepat untuk pengenalan musik yang manfaatnya akan terbawa hingga anak dewasa. Seperti telah diketahui, dalam rentang usia tersebut, 0-3 tahun adalah umur emas di mana seorang anak belajar tentang berbagai hal dari lingkungannya termasuk mengembangkan kecerdasan emosional. Pada rentang usia ini, hubungan antara perkembangan emosi anak dengan perkembangan kecerdasan musikal bersifat resiprokal, saling mendukung satu sama lain. Kecerdasan emosional membantu anak lebih fokus dalam belajar musik, sementara kecerdasan musikal yang dibangun membantu anak mengembangkan komunikasi, kecakapan sosial serta mengekspresikan dirinya.

Ada beberapa cara untuk melatih kecerdasan musikal anak sejak dini:

  • Memperdengarkan musik sejak bayi masih dalam kandungan
  • Memperdengarkan musik pada bayi sejak lahir secara berkala
  • Melatih respon bayi terhadap suatu lagu. Bayi cenderung belajar berbicara dan berjalan pada usia 9 bulan. Pengenalan lagu dengan melodi simple seperti balonku, pelangi, atau bintang kecil dan bernyanyi sambil bertepuk tangan menjadi latihan yang dapat dilakukan.
  • Bermain sambil bernyanyi. Ketika bayi sudah bisa mengucapkan beberapa kata, ajak ia untuk bermain sambil bernyanyi dengan melengkapi potongan lagu yang sering dinyanyikan, Hal ini membantu menstimulasi daya ingat dan juga kemampuan berbicara. Anda juga dapat memberikan alat musik mainan untuk menstimulasi daya kreativitasnya dalam mengenali suara alat musik
  • Saat anak sudah berumur tiga tahun, Anda dapat mengajaknya secara aktif bermain alat musik. Namun demikian, pengenalan ini perlu memperhatikan minat dan bakat anak. Sebaiknya orang tua berkosnultasi ke psikolog untuk mengobservasi minat dan bakat anak. Penting bagi orang tua untuk tidak memaksakan pengenalan instrumen musik pada anak.

Kecerdasan musikal dibangun secara bertahap. Pada usia 0-24 bulan, anak cenderung mempelajari musik secara pasif, yaitu dengan mendengar irama dan ritme dari lagu yang diputar. Pada usia 2 tahun ke atas, anak dapat dikenalkan pada musik secara aktif dengan memainkan alat musik. Hubungan antara perkembangan emosi anak dengan perkembangan kecerdasan musikal berperan besar pada tahap ini. Kecerdasan emosional anak membantu mereka untuk lebih fokus dalam mempelajari alat musik sejak usia dini. Pemilihan genre musik juga berpengaruh pada perkembangan kecerdasan musikal anak. Jazz dan musik klasik adalah dua genre utama yang menjadi pilihan.