Ciri-ciri Asma Pada Balita

Asma adalah penyakit yang disebabkan oleh penyempitan pada saluran pernapasan. Penyakit asma dapat menyerang siapa saja. Baik usia dewasa hingga balita. Penyakit ini biasanya karena keturunan. Misalnya jika ada pihak kakek penderita asma, kemungkinan anak atau cucunya ada yang menderita asma.

Asma pada anak balita dapat diwaspadai sejak dini. Penderita asma biasanya diawali dengan alergi dan flu. Untuk itu, usahakan balita Anda tidak terserang flu. Agar tidak terserang flu yang memicu kambuhnya asma, maka orang tua perlu memantau  dengan meningkat daya tahan tubuh balitanya.

Ada tiga ciri asma pada balita, yakni :

  1. Batuk yang dibarengi dengan suara seperti siulan. Diikuti juga dengan sesak napas pada malam hari dan bila cuaca dingin. Biasanya, jika batuk sembuh, maka asma hilang dengan sendirinya.  Selain batuk,udara dingin, kelelahan juga dapat memicu asma. Untuk itu, aturlah jadwal istirahat balita Anda.
  2. Nyeri di bagian dada dan sulit berkata-kata. Biasanya dada menjadi agak biru.
  3. Memiliki riwayat alergi pada balita, maupun anggota keluarga.

Nah, jika tiga ciri asma pada balita di atas ditemui, maka Anda dapat melakukan antisipasi sebagai berikut :

  1. Usahakan kondisi rumah dalam keadaan rapi, bebas debu, asap rokok, asap pembakaran sampah, asap obat nyamuk dan bulu kucing.
  2. Hindari aktivitas balita yang dapat membuatnya kelelahan atau daya tahan tubuhnya menurun hingga terserang flu.Jika balita terserang  batuk, Anda dapat membantu dengan menjaga pola makanan dengan menghindari balita makanan yang berminyak secara berlebihan, makanan yang terlalu manis, sehingga tidak memicu timbulnya batuk.
  3. Kenali makanan pencetus alergi yang mengakibatkan asma pada balita kambuh. Makanan yang dihindari seperti coklat, permen, es krim, snack yang mengandung MSG dan pemanis buatan, dan lainnya.
  4. Ajak anak selalu mengkonsumsi buah dan sayuran setiap hari.
  5. Hindari minuman dingin. Minuman dingin dapat merangsang batuk dan flu, hingga asma atau sesak napas mudah menyerang.

Semoga  Ciri-ciri Asma pada balita di atas dapat bermanfaat.