Bisakah Penyakit Hernia Diderita Anak Perempuan Usia Remaja?

Mitos yang sering dibicarakan oleh umum adalah bahwa hernia hanya diderita oleh kaum pria adalah Benar, hernia memang cenderung menyerang laki-laki tetapi hernia juga bias menyerang wanita dan anak atau remaja. Bisakah penyakit hernia diderita anak perempuan usia remaja? Jawabnya bisa! Banyak orang terkejut ketika didiagnosa terkena penyakit hernia. Hernia pada perempuan bisa menyebabkan sakit di bagian pelvis yang kronis dan menyingkirkan hernia sangat efektif untuk menghilangkan rasa sakit tersebut.

Ada beberapa jenis hernia yang mungkin berkembang di tubuh kaum perempuan, seperti berikut ini:

  1.  Hernia inguinal berkembang akibat kelemahan kantung di bagian cincin inguinal. Hernia jenis ini yang paling umum diderita banyak orang, laki-laki maupun perempuan.
  2. Hernia ventral juga disebut hernia insisional. Jenis hernia ini muncul di dekat bekas pembedahan, ukurannya mulai kecil hingga besar dan sangat rumit. Jika merasa mengalami hernia jenis ini disarankan untuk langsung menemui dokter.
  3. Hernia femoral sangat jarang tetapi terjadi hampir pada setiap wanita. Hernia jenis ini muncul di bagian bawah perut dan biasanya akibat persalinan atau kelahiran bayi.
  4. Hernia umbilical muncul di bagian pusar yang biasanya merupakan kelemahan kantung dari pembuluh darah umbilical. Dari penjelasan jenis-jenis hernia diatas, Anda bisa menyimpulkan hernia juga diderita oleh kaum wanita.

Beberapa gejala munculnya hernia pada anak perempuan adalah:

  1. Adanya pembengkakan yang mungkin datang dan pergi dengan rasa sakit yang luar biasa.
  2. Gejala lainnya adalah rasa sakit yang mendera bagian pelvis dan rasa sakit ini termasuk kronis.
  3. Perempuan juga akan merasakan sakit ketika harus mengangkat benda berat atau batuk-batuk.

Jika Anda mengalami hal-hal semacam ini maka penting sekali menemui dokter segera untuk melihat apakah komplikasi ini berkembang atau tidak. Perhatikan kesehatan anak perempuan Anda, dan waspadalah dengan keluhan rasa sakit yang dilontarkan oleh anak Anda. Jangan sepelekan keluhan rasa sakit anak Anda.