Anak Sakit Panas Tinggi

Semua orang tua pasti sangat khawatir apabila anak sakit panas tinggi. Sakit panas tinggi pada anak yang dibiarkan berlarut-larut tanpa tindakan pertolongan pertama atau tanpa tindakan medis, akan menyebabkan terjadinya kejang-kejang/stip hingga terkadang secara tidak sadar, lidah anak akan tergigit. Penyebab utama terjadinya anak sakit panas tinggi adalah reaksi peradangan atau infeksi yang dipicu oleh virus ataupun bakteri.

Terkadang sakit panas yang diderita anak, juga disertai dengan gejala lain seperti batuk, pusing hingga mual ataupun muntah. Agar dapat melakukan tindakan pertolongan pertama yang tepat, ada baiknya mengetahui beberapa jenis penyakit yang menyertai kejadian anak sakit panas tinggi.

Anak panas tinggi, apa penyakitnya?

Infeksi virus yang menduplikasikan materi genetiknya berupa DNA ke dalam sel tubuh ataupun bakteri yang menyerang sistem kekebalan tubuh, dapat menjadi pemicu terjadinya panas badan yang tinggi. Yang perlu menjadi perhatian adalah gejala lain yang menyertai terjadinya panas tinggi pada anak. Berikut ini beberapa kemungkinan penyakit yang menyebabkan anak sakit panas tinggi, sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

  • Thypus. Gejala lain yang mengikuti adalah rasa mual, muntah, pusing dan kejang pada perut.
  • Demam Berdarah. Sakit panas terjadi secara periodik. Setelah panas badan menurun, tiba-tiba naik lagi. Gejala lain yang menyertai adalah timbul bercak merah pada permukaan kulit, badan dan sendi terasa kaku.
  • Ensefalitis atau radang otak. Gejala lain yang mengikuti adalah kejang-kejang, hingga kulit bawah kuku berwarna biru.
  • Tonsilitis. Gejala lain yang mengikuti adalah batuk hingga kadang berdarah, timbul bintik warna putih pucat pada tonsil dan dinding mulut.
  • Penyakit kawasaki atu kawasaki disease. Gejala lain yang mengikuti adalah bercak merah pada mulut dan lidah, pengelupasan kulit jari.

Anak sakit panas tinggi dapat diberikan pertolongan pertama dengan kompres atau obat penurun panas. Apabila panas badan tidak kunjung turun, ada baiknya segera pergi ke dokter, agar didiagnosa lebih jelas, sehingga tindakan medis yang tepat dapat segera diambil untuk mencegah persebaran penyakit pada tingkat yang lebih parah atau membahayakan. Semoga bermanfaat.