5 Tips Mengajari Anak Puasa

Tips mengajari anak puasa dapat dilakukan sejak anak usia dini. Dalam hal ini, anak mulai dapat dilatih puasa sejak usia 4 atau 5 tahun. Puasa yang dimaksudkan tentu saja puasa wajib, seperti puasa Ramadhan. Anak laki-laki maupun perempuan sama saja dalam melatih mereka. Karenanya wajar jika para orang tua mulai membutuhkan tips untuk mengajari anaknya melakukan puasa.
Jika orang dewasa tepatnya yang telah memenuhi syarat wajib melakukan puasa, maka melaksanakannya tentu lebih mudah daripada usia anak-anak yang belum ada kewajiban. Apalagi anak-anak masih mengalami masa perdananya untuk puasa. Inilah hal yang harus direncanakan oleh para orang tua. Selain itu, melatih dan mengajari anak untuk puasa termasuk hal yang wajib dilakukan oleh orang tua juga.

Mengajari Anak Puasa

Suatu hal yang membahagiakan ketika orang tua berhasil membiasakan anak melakukan puasa terutama puasa wajib seperti puasa Ramadhan. Hal tersebut termasuk salah satu kebaikan yang diajarkan oleh orang tua kepada anak. Mengajari anak untuk melakukan kewajibannya, sebagai salah satu contohnya puasa wajib tentu harus direncanakan dengan matang. Tujuannya yaitu mempersiapkan diri anak agar tidak merasa dipaksa tapi lebih ke arah terbiasa karena dibiasakan dengan penuh kesadaran.

Oleh karena itu, tips mengajari anak puasa penting diketahui dan dipraktekkan sejak anak masuk usia dini. Di dalam tips tersebut biasanya disampaikan bagaimana cara mudah yang dapat dilakukan oleh orang tua pada anaknya. Orang tuapun dapat memilih tips mana saja yang tepat serta cocok untuk dipraktekkan dalam rangka mengajari anak puasa.

Ketika anak mulai diajari kebaikan sejak dini termasuk puasa di dalamnya, tentu akan membantu anak terbiasa menjadikan diri mereka hamba Tuhan yang memiliki ketakwaan pada penciptanya. Mengajari puasa sejak usia awal yaitu sekitar usia 4-5 tahun, akan lebih mudah dilakukan daripada memaksa anak ketika usianya sudah memenuhi syarat melakukan puasa. Hal tersebut menunjukkan bahwa kesadaran yang muncul karena kebiasaan jauh lebih baik dan berkesan baik daripada paksaan pada diri anak utamanya.

Semoga dengan kemajuan teknologi di bidang komunikasi dan informasi seperti saat ini,mampu menjadikan orang tua mudah dalam menemukan cara yang tepat untuk melatih anak-anaknya melakukan kewajibannya termasuk kebaikan di dalamnya. Hal penting yang harus dipahami yaitu mengajari anak puasa harus dengan kasih sayang serta kesabaran dengan diiringi kekuatan doa orang tua di dalamnya.

5 Tips Mengajari Puasa Pada Usia Anak-Anak

Setelah memahami arti pentingnya mengajari puasa pada anak, di bawah ini beberapa hal yang dapat dipraktekkan sesuai kondisi orang tua dan anak dalam mengajari anak puasa. Adapun tipsnya antara lain.

  1. Mengajari anak puasa dapat dimulai ketika makan sahur. Anak dibiasakan sahur bersama dengan keluarga. Menunya tidak perlu mewah tapi lebih mengarah pada makanan yang mengandung gizi seimbang dan sehat ataupun favorit mereka. Selain menu, tentu saja suasana makan sahur yang membahagiakan akan membuat anak nyaman dan senang membiasakan dirinya makan sahur sebelum mengawali puasanya.
  2. Mengkondisikan anak dalam beragam aktivitas yang menyenangkan dan tidak melelahkan selama melakukan puasa. Hal tersebut akan membantu anak merasa nyaman puasa karena waktu puasa lekas berlalu.
  3. Mengajari anak puasa secara bertahap, misalnya ketika anak merasa lapar pada waktu siang (waktu Dhuhur), maka biarkanlah mereka makan kemudian melanjutkan puasanya hingga waktu buka puasa tiba. Ketika makan buka puasa, jangan membiarkan perut anak kekenyangan sehingga terasa sakit. Hal tersebut akan membuat anak khawatir puasa lagi esok hari.
  4. Mengajak anak merencanakan puasanya dengan optimal selama waktu puasa yang nantinya harus dikerjakan.
  5. Memberikan dorongan serta penghargaan atas usaha optimalnya dalam melakukan puasa yang telah drencanakannya serta menjadi kewajibannya kepada Tuhan. Misalnya dengan ciuman dan pelukan ipenuh kasih sayang ataupun menu spesial di luar menu favoritnya.

Semoga tips mengajari anak puasa di atas mudah untuk dipraktekkan bersama sang buah hati.